<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772</id><updated>2011-04-21T12:29:18.036-07:00</updated><title type='text'>the blog of me</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-7346022777297347686</id><published>2009-01-20T22:53:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:55:06.583-08:00</updated><title type='text'>PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makanberdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya, " Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh? dasar anak nakal, sini piringnya, "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan?.aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, " Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Dear Meisha,*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; menikahinya.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *yours,*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Mario*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; **********&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Setahun kemudian?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; " *Mario, suamiku?.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku? Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku?..*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Ternyata aku keliru?. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, " kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?"*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Istrimu,*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Rima"*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Di surat yang lain,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *"???Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha??"*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Disurat yang kesekian,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *"??.Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; bermasalah??.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya??.."*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Disurat terakhir, pagi ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *"????..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; sakit.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Tahukah engkau suamiku,*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ????"*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Jelita menatap Meisha, dan bercerita,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; " Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi?? aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante?.. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak??" Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Dear Meisha,*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar?.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; *Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku?.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. *Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Jakarta, 19 Januari 2009 (dedicated to my friend....may you rest in&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; peace...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Yesterday is a history.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Tomorrow is a mystery.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; Today is a gift.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; That's why it's called "present".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;taken from Facebook notes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-7346022777297347686?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/7346022777297347686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/perempuan-yg-dicintai-suamiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/7346022777297347686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/7346022777297347686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/perempuan-yg-dicintai-suamiku.html' title='PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-8326444611534907150</id><published>2009-01-17T09:52:00.000-08:00</published><updated>2009-01-17T10:07:24.082-08:00</updated><title type='text'>Hati-Hati Pemerasan Model Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Informasi agar rekan-rekan lebih waspada.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Minggu Siang, 11 Januari 2009, sekitar pukul 11.30, saya mengendarai mobil &amp;amp; sedang berhenti di lampu Merah by pass arah kalimalang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak peminta-minta (usia sekitar 11-12 tahun) mengesot dipinggir jalan dengan salah satu kakinya "buntung" (posisi duduk di jalan)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya membuka kaca dan memberinya Rp. 500, anak itu kelihatan tidak puas dan lalu pergi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;saat lampu sudah hijau, saya mulai berjalan dan seketika berhenti karena merasa melindas sesuatu, seketika saya berhenti.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tiba-tiba ada yang berteriak, "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BERHENTI!!!! ADA ORANG DI BAWAH MOBIL!!!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sekonyong-konyong, para pengemis lain sudah mengelilingi mobil saya, menggedor-gedor kaca mobil dari seluruh sisi, mencoba memaksa membuka mobil sampai handle mobil patah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Spontan pengendara motor dan orang di sekitar saya menghampiri mobil saya, mengangkat dan memiringkan mobil untuk mengeluarkan anak peminta-minta yang tadi dari bawah mobil saya.. (sementara di dalam mobil saya gemetar dan memohon Tuhan untuk tolong saya.. saya sangat khawatir, korban akan luka parah atau jangan-jangan malah meninggal..)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Puji Tuhan, saat itu ada reserse berbaju preman, mengendarai motor  yang menenangkan masa yang hampir mengeroyok &amp;amp; merusak mobil saya. Ia langsung memasukkan anak yang "tergilas" tsb dalam mobil saya untuk dibawa ke RS. Terdekat bersama dengan 1 teman peminta-minta lainnya..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sampai di RS. Harum, suami saya sudah disana, anak itu diperiksa di UGD, terny ata anak tersebut tidak buntung, kakinya hanya dilipat dalam celana panjang. Dokter tidak meminta rontgent karena mamang tidak ada bagian tubuh yang patah.., hanya diberi resep yang kami tebus RP. 5.000. ANAK ITU SEHAT, hanya sedikit lecet karena mungkin "salah tarik" saat keluar dari kolong mobil saya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Di RS. Reserse itu  menginformasikan pada kami bahwa ini memang modus operandi baru.. Ia memarahi anak tsb yang  mencari uang dengan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;SKENARIO PEMERASAN MASUK KE TENGAH KOLONG MOBIL YANG SEDANG BERHENTI DI LAMPU MERAH, AGAR PARA PREMAN BISA PAKSA PEMILIK MOBIL UNTUK BAYAR GANTI RUGI.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Reserse meminta kami hanya memberi uang ongkos pada anak-anak peminta-minta tsb, jangan lebih dari Rp. 5.000, untuk memberi mereka pelajaran.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kami berikan anak itu obat dari RS dan uang ongkos Rp. 10.000 dan anak itu berlalu dengan berjalan tegap dan sehat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan masih dalam kebingungan, deg-deg an dan kegamangan saya pulang ke rumah... Kami sangat bersyukur, Tuhan memelihara, menjaga dan melindungi kehidupan kami, tidak sempat dikerjai para preman tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Semoga rekan-rekan waspada dengan modus ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;(Kejadian 11 Januari 2009)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-8326444611534907150?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/8326444611534907150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/hati-hati-pemerasan-model-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/8326444611534907150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/8326444611534907150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/hati-hati-pemerasan-model-baru.html' title='Hati-Hati Pemerasan Model Baru'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-747803492240853150</id><published>2009-01-14T19:27:00.001-08:00</published><updated>2009-01-14T19:31:23.769-08:00</updated><title type='text'>EMPATI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SW6tcS-tvFI/AAAAAAAAAEI/7DmA7I7E3p4/s1600-h/kick.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 116px; height: 111px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SW6tcS-tvFI/AAAAAAAAAEI/7DmA7I7E3p4/s320/kick.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291357313849736274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;By : Andy F Noya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;dikawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang memelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada pula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;terlalu asyik menyantap makanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Namun malam itu saya bisa melihat sesuatu yang selama ini seakan tak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;terlihat. Saya melihat bagaimana pelayan restoran itu membersihkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;sisa-sisa makanan di atas meja. Pemandangan yang sebenarnya biasa-biasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;saja. Tetapi, mungkin karena malam itu mata hati saya yang melihat,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;pemandangan tersebut menjadi istimewa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Melihat tumpukan sisa makan di atas salah satu meja yang sedang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;dibersihkan, saya bertanya-tanya dalam hati: siapa sebenarnya yang baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;saja bersantap di meja itu? Kalau dilihat dari sisa-sisa makanan yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;berserakan, tampaknya rombongan yang cukup besar. Tetapi yang menarik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;perhatian saya adalah bagaimana rombongan itu meninggalkan sampah bekas makanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sungguh pemandangan yang menjijikan. Tulang-tulang ayam berserakan di atas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;meja. Padahal ada kotak-kotak karton yang bisa dijadikan tempat sampah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Nasi di sana-sini. Belum lagi di bawah kolong meja juga kotor oleh tumpahan remah-remah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mungkin rombongan itu membawa anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Meja tersebut bagaikan ladang pembantaian. Tulang belulang berserakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya tidak habis pikir bagaimana mereka begitu tega meninggalkan sampah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;berserakan seperti itu. Tak terpikir oleh mereka betapa sisa-sisa makanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;yang menjijikan itu harus dibersihkan oleh seseorang, walau dia seorang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;pelayan sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sejak malam itu saya mengambil keputusan untuk membuang sendiri sisa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;makanan jika bersantap di restoran semacam itu. Saya juga meminta anak-anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;melakukan hal yang sama. Awalnya tidak mudah. Sebelum ini saya juga pernah melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tetapi perbuatan saya itu justru menjadi bahan tertawaan teman-teman. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya dibilang sok kebarat-baratan. Sok menunjukkan pernah keluar negeri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sebab di banyak negara, terutama di Eropa dan Amerika, sudah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;jamak pelanggan membuang sendiri sisa makanan ke tong sampah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pelayan terbatas karena tenaga kerja mahal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sebenarnya tidak terlalu sulit membersihkan sisa-sisa makanan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tinggal meringkas lalu membuangnya di tempat sampah. Cuma butuh beberapa menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sebuah perbuatan kecil. Tetapi jika semua orang melakukannya, artinya akan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;besar sekali bagi para pelayan restoran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya pernah membaca sebuah buku tentang perbuatan kecil yang punya arti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;besar. Termasuk kisah seorang bapak yang mengajak anaknya untuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;membersihkan sampah di sebuah tanah kosong di kompleks rumah mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Karena setiap hari warga kompleks melihat sang bapak dan anaknya membersihkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;sampah di situ, lama-lama mereka malu hati untuk membuang sampah disitu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Belakangan seluruh warga bahkan tergerak untuk mengikuti jejak sang bapak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;itu dan ujung-ujungnya lingkungan perumahan menjadi bersih dan sehat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Padahal tidak ada satu kata pun dari bapak tersebut. Tidak ada slogan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;umbul-umbul, apalagi spanduk atau baliho. Dia hanya memberikan keteladanan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Keteladanan kecil yang berdampak besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya juga pernah membaca cerita tentang kekuatan senyum. Jika saja setiap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;orang memberi senyum kepada paling sedikit satu orang yang dijumpainya hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;itu, maka dampaknya akan luar biasa. Orang yang mendapat senyum akan merasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bahagia. Dia lalu akan tersenyum pada orang lain yang dijumpainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Begitu seterusnya, sehingga senyum tadi meluas kepada banyak orang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Padahal asal mulanya hanya dari satu orang yang tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Terilhami oleh sebuah cerita di sebuah buku "Chicken Soup", saya kerap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;membayar karcis tol bagi mobil di belakang saya. Tidak perduli siapa di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;belakang. Sebab dari cerita di buku itu, orang di belakang saya pasti akan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;merasa mendapat kejutan. Kejutan yang menyenangkan. Jika hari itu dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bahagia, maka harinya yang indah akan membuat dia menyebarkan virus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kebahagiaan tersebut kepada orang-orang yang dia temui hari itu. Saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;berharap virus itu dapat menyebar ke banyak orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bayangkan jika Anda memberi pujian yang tulus bagi minimal satu orang setiap hari. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pujian itu akan memberi efek berantai ketika orang yang Anda puji merasa bahagia &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;dan menularkan virus kebahagiaan tersebut kepada orang-orang di sekitarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Anak saya yang di SD selalu mengingatkan jika saya lupa mengucapkan kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"terima kasih" saat petugas jalan tol memberikan karcis dan uang kembalian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Menurut dia, kata "terima kasih" merupakan "magic words" yang akan membuat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;orang lain senang. Begitu juga kata "tolong" ketika kita meminta bantuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;orang lain, misalnya pembantu rumah tangga kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dulu saya sering marah jika ada angkutan umum, misalnya bus, mikrolet,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;bajaj, atau angkot seenaknya menyerobot mobil saya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sampai suatu hari istri saya mengingatkan bahwa saya harus berempati pada mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Para supir kendaraan umum itu harus berjuang untuk mengejar setoran. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Sementara kamu kan tidak mengejar setoran?'' &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Nasihat itu diperoleh istri saya dari sebuah tulisan almarhum Romo Mangunwijaya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sejak saat itu, jika ada kendaraan umum yang menyerobot seenak udelnya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;saya segera teringat nasihat istri tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saya membayangkan, alangkah indahnya hidup kita jika kita dapat membuat&lt;br /&gt;orang lain bahagia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Alangkah menyenangkannya jika kita bisa berempati pada perasaan orang lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Betapa bahagianya jika kita menyadari dengan membuang sisa makanan kita di&lt;br /&gt;restoran cepat saji, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kita sudah meringankan pekerjaan pelayan restoran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Begitu juga dengan tidak membuang karcis tol begitu saja setelah membayar,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kita sudah meringankan beban petugas kebersihan. Dengan tidak membuang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;permen karet sembarangan, kita sudah menghindari orang dari perasaan kesal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;karena sepatu atau celananya lengket kena permen karet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kita sering mengaku bangsa yang berbudaya tinggi tetapi berapa banyak di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;antara kita yang ketika berada di tempat-tempat publik, ketika membuka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;pintu, menahannya sebentar dan menoleh kebelakang untuk berjaga-jaga apakah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;ada orang lain di belakang kita? Saya pribadi sering melihat orang yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;membuka pintu lalu melepaskannya begitu saja tanpa perduli orang di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;belakangnya terbentur oleh pintu tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Jika kita mau, banyak hal kecil bisa kita lakukan. Hal yang tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;memberatkan kita tetapi besar artinya bagi orang lain. Mulailah dari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;hal-hal kecil-kecil. Mulailah dari diri Anda lebih dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mulailah sekarang juga...!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-747803492240853150?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/747803492240853150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/empati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/747803492240853150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/747803492240853150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/empati.html' title='EMPATI'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SW6tcS-tvFI/AAAAAAAAAEI/7DmA7I7E3p4/s72-c/kick.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-6079935311724313466</id><published>2009-01-14T18:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T19:22:20.011-08:00</updated><title type='text'>Keseimbangan Hati dan Cinta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p face="trebuchet ms" style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;" class="MsoPlainText"&gt;Ada kalanya cinta harus dipertahankan&lt;br /&gt;Ada kalanya ia harus dilepas&lt;br /&gt;Ada kalanya cinta harus datang&lt;br /&gt;Dan hati siap untuk menyambutnya&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoPlainText"&gt;Ada kalanya ia terpaksa pergi&lt;br /&gt;Tanpa bermaksud melukai hati&lt;br /&gt;Ia tak perlu di cari&lt;br /&gt;Karena ia yang paling tau kapan ia harus hadir&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoPlainText"&gt;Setiap kita pantas mendapatkannya&lt;br /&gt;Setiap kemurnian yang ia berikan,&lt;br /&gt;Itu yang menjadi kemuliaan cinta&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoPlainText"&gt;Kadang hati ini menjadi terlalu jahat untuk meninggalkannya&lt;br /&gt;Kadang hati ini menjadi terlalu rapuh ketika ditinggalkannya&lt;br /&gt;Kadang hati ini menjadi terlalu kosong ketika ia benar-benar hilang&lt;br /&gt;Kadang pula hati ini menjadi menjadi sangat lengkap ketika ia menjadi setia&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: trebuchet ms;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoPlainText"&gt;Temukan kemurniannya dalam kesesakan&lt;br /&gt;Temukan keabadiannya dalam dimensi waktu&lt;br /&gt;Biarkan ia mengisi setiap ruang kosong yang ada&lt;br /&gt;Jangan abaikan kehadirannya Dan Tetap lah bersyukur ketika ia pergi,&lt;br /&gt;Karena ia pernah menjadi anugrah terindah&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms; text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;created by : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);" href="mailto:agnes.theresia@gmail.com"&gt;Agnes Theresia Immanuel&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-6079935311724313466?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/6079935311724313466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/keseimbangan-hati-dan-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/6079935311724313466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/6079935311724313466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/keseimbangan-hati-dan-cinta.html' title='Keseimbangan Hati dan Cinta'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-1576788497053387531</id><published>2009-01-13T02:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T02:41:49.220-08:00</updated><title type='text'>GOD KNOWS</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Ketika Kita meminta, "Tuhan ambillah kesombonganku dariku."&lt;br /&gt;Tuhan berkata, "Tidak, bukan Aku yang mengambil tapi kau yang harus menyerahkannya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kita meminta, "Tuhan sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat."&lt;br /&gt;Tuhan berkata, "Tidak, jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kita meminta, "Tuhan beri aku kesabaran."&lt;br /&gt;Tuhan berkata, "Tidak, kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kita meminta, "Tuhan beri aku kebahagiaan. "&lt;br /&gt;Tuhan berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kita meminta "Tuhan jauhkan aku dari kesusahan."&lt;br /&gt;Tuhan berkata, "Tidak, penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi  Dan mendekatkanmu pada-Ku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kita meminta, "Tuhan beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat."&lt;br /&gt;Tuhan berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."&lt;br /&gt;Ketika Kita meminta, "Tuhan Bantu aku MENCINTAI  orang lain, sebesar cinta-Mu padaku. &lt;br /&gt;Tuhan berkata "Akhirnya engkau mengerti wahai HambaKu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kala Kita berpikir bahwa Tuhan tidak adil, Kita telah susah payah memanjatkan DOA, meminta Dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak Ada hasilnya.&lt;br /&gt;Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah Kita kirimkan tak&lt;br /&gt;Ada jawaban sama sekali, sementara orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya- tanpa susah payah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang  baik Dan sesuai, justru berakhir dengan penolakkan Dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti pasangan.&lt;br /&gt;Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun justru kebutuhan yang terus meningkat.&lt;br /&gt;Kadang permintaan Kita adalah yang terbaik karena menganggap Kita mengetahui dengan pasti apa yang dibutuhkan TETAPI Tuhan jauh lebih mengetahui keadaan Kita melebihi dari apa yang Kita pikirkan karena Dia adalah Sang Pencipta Dan Dia tahu dengan pasti apa akibat bila permintaan Kita dikabulkan Nya sedangkan diri Kita masih belum siap menerimanya.&lt;br /&gt;Kita akan semakin jatuh, semakin jauh dari pada Nya Dan akan membanggakan kemampuan diri sendiri Dan tidak berharap sepenuhnya kepada Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah bila doa2 anda belum dijawab karena Tuhan akan membimbing Dan menguatkan anda sehingga pada saat anda diberkati oleh Nya bibir Dan mulut anda tidak akan berhenti bersyukur Dan memuji kebesaran nama Nya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tidak sekarang tapi Tuhan tahu kapan mengabulkan doa2 mu karena Tuhan tahu yang terbaik yang Kita tidak tahu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-1576788497053387531?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/1576788497053387531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/god-knows.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/1576788497053387531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/1576788497053387531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/god-knows.html' title='GOD KNOWS'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-9111341315535576284</id><published>2009-01-12T20:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T02:09:10.762-08:00</updated><title type='text'>Untuk Anda yang SEDANG MENCARI PASANGAN, TELAH MEMPEROLEH PASANGAN dan TELAH MENIKAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Alkisah seorang raja yg kaya raya &amp;amp; sangat baik Ia mempunyai banyak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; sekali emas &amp;amp; kuningan. Karena terlalu banyak sehingga antara emas &amp;amp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kuningan tercampur menjadi satu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Suatu hari raja yg baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; rakyatnya. Dia membuka gudangnya lalu mempersilahkan rakyatnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mengambil kepingan emas terserah mereka. Karena antara emas &amp;amp; kuningan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tercampur menjadi satu sehingga sulit sekali dibedakan mana yg emas &amp;amp; mana&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; yg kuningan, lalu mana yg emasnya 24 karat &amp;amp; mana yg emasnya hanya 1 karat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Namun karena ada peraturan dari Sang Raja, yaitu bila mereka sudah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; MEMILIH &amp;amp; MENGAMBIL SATU dari emas itu, mereka tidak boleh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mengembalikannya lagi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yg mendapat emas hanya 1 karat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; atau mereka yg mendapatkan kuningan, mereka dapat bekerja di kebun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; raja &amp;amp; merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja AKAN MENAMBAH&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &amp;amp; MEMBERIKAN KADAR KARAT itu sedikit demi sedikit.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan rajanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Mereka datang dari penjuru tempat dan satu persatu dari mereka dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu. Waktu yg diberikan kepada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mereka semua ialah SATU SETENGAH HARI, dengan perhitungan SETENGAH HARI UTK&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; MEMILIH, SETENGAH HARI UTK MERENUNGKAN &amp;amp; SETENGAH HARI LAGI UTK MEMUTUSKAN.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas tsb. Karena&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tidak jarang terjadi perebutan emas yg sama diantara mereka. Selama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba bertanya kpd salah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; seorang rakyatnya, "Apa yg kau amat-amati, sehingga satu setengah hari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kau habiskan waktumu di sini?" &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jawab orang itu: "Tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mendapatkan emas 24 karat itu." &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Lalu tanya prajurit itu lagi: "Seandainya emas 24 karat itu tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; engkau masih saja mencarinya? Sedangkan waktumu sangat terbatas?"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jawab orang itu lagi: Tentu saja tidak, aku akan mengambil emas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; terakhir yg ada ditanganku begitu waktuku habis."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Lalu prajurit itu berkeliling &amp;amp; ia menjumpai seorang yg tampan,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; melihat perangainya ia adalah seorang kaya. Bertanyalah prajurit itu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kepadanya, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; "Hai orang kaya apa yg kau cari di sini.Bukankah engkau sudah lebih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; dari cukup?" &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jawab orang kaya itu, "Bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mengambil emas ini tentu saja itu berarti menambah keuntunganku. "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari mereka, maka&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tampak olehnya seseorang yg sejak satu hari ia selalu menggenggam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kepingan emasnya. Lalu dihampirinya orang itu, "Mengapa engkau diam disini? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Tidakkah engkau memilih emas-emas itu? Atau tekadmu sudah bulat untuk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mengambil emas itu?' &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Mendengar perkataan prajurit itu,orang ini hanya diam saja. Maka&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; prajurit bertanya lagi,"Atau engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari yg lain?"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Orang itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran. Lalu ia lebih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mendekat lagi, "Tidakkah engkau mendengar pertanyaanku? "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Sambil menatap prajurit, orang itu menjawab: "Tuan,saya ini orang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; miskin. Saya tidak pernah tahu mana yg emas &amp;amp; mana yg kuningan. Tetapi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; HATI SAYA MEMILIH EMAS INI, saya pun tidak tahu berapa kadar emas ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Atau jika ternyata emas ini hanya kuningan pun saya juga tidak tahu."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; "Lalu mengapa engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka atau&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kepadaku kalau engkau tidak tahu." Tanya prajurit itu lagi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; "Tuan, emas &amp;amp; kuningan ini milik raja. Jadi menurut saya hanya raja yg &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tahu mana yg emas &amp;amp; mana yg kuningan, mana yg 1 karat &amp;amp; mana yg 24 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; karat. Tetapi satu hal yg saya percaya, janji raja untuk mengubah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kuningan menjadi emas, itu yg lebih penting." Jawabnya lugu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Prajurit ini semakin penasaran, "Mengapa bisa begitu?"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; "Bagi saya berapa pun kadar emas ini cukup buat saya. Karena kalau&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; membeli emas Tuan." &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang ini, lalu ia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; melanjutkan perkataannya, "Lagipula Tuan, peraturannya saya tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; boleh menukar emas yg sudah saya ambil." &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; "Tidakkah engkau mengambil emas-emas yg lain &amp;amp; menukarnya sekarang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; selagi masih ada waktu?" Tanya prajurit lagi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; "Saya SUDAH MENGGUNAKAN WAKTU ITU, kini waktu setengah hari terakhir saya,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; inilah saatnya saya mengambil keputusan. Jika saya GANTIKAN EMAS INI DENGAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; YANG LAIN, BELUM TENTU SAYA MENDAPAT YG LEBIH BAIK DARI PUNYA SAYA INI.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Saya memutuskan untuk mengabdi pada raja &amp;amp; merawat milik saya ini,&lt;br /&gt;untuk menjadikannya emas yg murni." &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Tak lama lagi lonceng istana berbunyi, tanda berakhir sudah kegiatan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mereka. Lalu raja keluar &amp;amp; berdiri ditempat yg tinggi sambil&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; berkata,"Wahai rakyatku yg kukasihi. Semua emas yg kau genggam itu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; adalah hadiah yg telah kuberikan. Sesuai dengan perjanjian, tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; seorang pun diperbolehkan menukar atau pun menyia-nyiakan hadiah itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jika didapati hal di atas maka orang itu akan MENDAPAT HUKUMAN karena&lt;br /&gt;ia tidak menghargai raja." &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Kata-kata raja itu disambut hangat oleh rakyatnya. Lalu sekali lagi di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; hadapan rakyatnya raja ingin memberitahu tentang satu hal, "Dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; ketahuilah, bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu. Hal ini dimaksudkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan. Dan hanya akulah yg dapat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; menambah jumlah karat itu, karena akulah yg memilikinya. Selama satu setengah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; hari, setengah hari yg kedua yaitu saat kuberikan waktu kepada kalian semua&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; untuk merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; perihal emas itu. Tetapi sayang sekali, hanya 1 orang yg datang kepadaku untuk&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; menanyakannya. " &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Demikianlah raja yg baik hati &amp;amp; bijaksana itu mengajar rakyatnya. Dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas rakyatnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; (Dikutip dari:"When We Have to Choice"/ Kumpulan Sharing &amp;amp; Cerpen) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Berharap melalui alkisah di atas kita dapat merefleksi diri dalam mencari pasangan hidup: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;BAGI YANG SEDANG MENCARI PASANGAN&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; (setengah hari untuk memilih) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; MEMILIH memang boleh, tapi MANUSIA TIDAK ADA YG SEMPURNA, jangan lupa emas-emas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; itu milik sang raja jadi hanya dia yang tahu menahu masalah itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Artinya setiap manusia milik Tuhan, jadi berdoalah untuk berkomunikasi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; denganNYA tentang pasangan anda. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 51);font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style=""&gt;BAGI YANG TELAH MEMPEROLEH PASANGAN&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; (setengah hari untuk merenungkan) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Mungkin pertama kali Anda mengenal, si dia nampak emas 24 karat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Ternyata setelah bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Diluar, memang KITA DIHADAPKAN DENGAN BANYAK PILIHAN, sama dengan rakyat yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; memilih emas tadi. Akan tetapi pada saat KITA SUDAH MENDAPATKANNYA BELUM TENTU &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; WAKTU KITA MELEPASKANNYA KITA MENDAPAT YG LEBIH BAIK.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jadi jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan dia, hal yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; terbaik dilakukan ialah menilai secara objective siapa dia (karena itu KETERBUKAAN &amp;amp; KOMUNIKASI &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; sangat penting dalam menjalin hubungan) dan MENYELARASKAN HATI.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Anda bersamanya.. Begitu Anda tahu tentang HAL TERJELEKdalam dirinya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; sebelum Anda menikah itu lebih baik. Dengan demikian Anda tidak merasa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; shock setelah menikah. Tinggal BAGAIMANA ANDA MENERIMANYA. Anda mampu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; menerimanya atau tidak, Anda mengusahakan perubahannya atau tidak.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; "CINTA SELALU BERJUANG"Jangan anggap tidak pernah ada masalah dalam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; jalan cinta Anda. Justru jika dalam tahap ini Anda tidak pernah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mengalami masalah dengan pasangan Anda (TIDAK PERNAH BERTENGKAR MUNGKIN) Anda&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; malah harus berhati-hati, karena ini adalah hubungan yg tidak sehat, berarti&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; banyak kepura-puraan yang ditampilkan dalam hubungan Anda.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Yg terpenting adalah NIAT BAIK DIANTARA PASANGAN,sehingga dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; KOMITMEN &amp;amp; CINTA, SEGALA SESUATU SELALU ADA JALAN KELUARNYA.Meskipun dalam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk memutuskan, artinya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi PERTIMBANGKAN DENGAN BAIK hal ini. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style=""&gt;BAGI YANG TELAH MENIKAH&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; (setengah hari untuk memutuskan) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Dalam tahap ini, siapa pun dia berarti Anda telah mengambil keputusan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; untuk memilihnya. Jangan berpikir untuk mengambil keuntungan dari&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; pasangan Anda. Jika ini terjadi berarti Anda EGOIS,sama halnya dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; orang kaya di atas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Dan dengan demikian Anda TIDAK PERNAH PUAS DENGAN DIRI PASANGAN ANDA, maka&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; tidak boleh merasa menyesal dengan pilihan Anda sendiri. Jangan kuatir&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; raja selalu memperhatikan rakyatnya dan menambah kadar karat pada emasnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan Anda dan DIA YANG&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; PALING BERKUASA MENGUBAH SETIAP ORANG.Perceraian bukanlah solusi, sampai kapan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi &amp;amp; bercerai lagi??&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Ingatlah si dia adalah HADIAH,siapa pun dia terimalah dia karena sekali lagi itulah pilihan Anda. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; setelah itu Anda tidak boleh menukar atau menyia-nyiakan emas Anda.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Jadi peliharalah pasangan Anda sebagaimana HADIAH TERINDAH YANG TELAH TUHAN&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; BERIKAN. Dan apa pun yang terjadi dengan pasangan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anda komunikasikanlah&lt;br /&gt;dengan Tuhan, KARENA DIA YANG MEMILIKI HATI SETIAP&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; MANUSIA....... &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;                                        &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-9111341315535576284?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/9111341315535576284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/bahan-renungan-untuk-anda-yang-sedang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/9111341315535576284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/9111341315535576284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/bahan-renungan-untuk-anda-yang-sedang.html' title='Untuk Anda yang SEDANG MENCARI PASANGAN, TELAH MEMPEROLEH PASANGAN dan TELAH MENIKAH'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-1426922204636347156</id><published>2009-01-12T01:47:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T02:24:20.102-08:00</updated><title type='text'>Bapa Mengasihimu</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Adalah seorang muda yang taat berdoa yang masih berpacaran dengan seorang gadis muda juga yang baik hati. Sebelumnya merekapun selalu berdoa, 'Tuhan berikanlah aku pasangan yang menurut Engkau terbaik...' Setelah mereka menikah, keadaan berubah. Maksudnya, doanya berubah menjadi, 'Tuhan, berikanlah kami anak yang terbaik buat kami.' Tetapi setelah 7 tahun mereka menikah, mereka tidak mempunyai anak. Setelah mereka berdoa dan berdoa, akhirnya mereka mempunyai anak. Dan keadaan, maksudnya doa mereka berubah lagi, 'Tuhan, biarlah anak ini menjadi anak yang terbaik bagi kami.' Dan benar, setelah 9 bulan istrinya mengandung, lalu lahirlah seorang anak bagi mereka. 'Anak laki-laki pak,' kata dokternya. Sang ayah langsung melonjak kegirangan. Tetapi setelah 3 hari, sang dokter memanggil si ayah ke rumah sakit. Lalu si dokter berkata, 'Pak, dengan berat hati saya harus menyampaikan kabar buruk kepada anda.' Si ayah membalas, 'Kabar apapun, saya siap menerima-nya, pak dokter. Saya siap menghadapi yang terburuk'. Dan hal yang buruk itu adalah, bahwa putra anda tidak akan bertumbuh dengan normal seperti anak-anak yang lain,' jelas si dokter. 'Apa maksud bapak,' si ayah bertanya. Dokter melanjutkan, 'Putra anda menderita sesuatu kecacatan yang tidak dapat disembuhkan. Yaitu cacat mental yang serius.' Sang ayah lalu menitikan air mata dan berkata sambil berdoa, 'Tuhan, apapun yang Engkau berikan kepadaku, aku tahu semuanya baik dan Engkau tidak pernah mencelakakan anak-anakMu. '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But above all these things put on love, which is the bond of perfection. Colossians 3:14 (NKJV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, kedua orang tua itu membeli ranjang bayi khusus anak mereka dan ditaruh di samping ranjang mereka berdua. Mereka selalu kesulitan untuk mengurus anak mereka tersebut, tetapi mereka menanggung semuanya itu. Beranjak keluar dari umur batita, mereka membuatkan kamar khusus untuk anak mereka tersebut. Anak itu menjadi anak yang sangat istimewa dan menjadi anak mereka satu-satunya. Mereka memberikannya segala yang dia mau dan dia perlukan. Mainan macam-macam, komputer, boneka, dan lain-lain. Dan jika si ayah selesai pulang kerja, ia selalu mengajak si anak bermain. Dengan mainan yang ada atau jika ayahnya membawa mainan yang baru untuk anaknya. Setiap ayahnya pergi keluar misalkan untuk berpesta dengan rekan kerjanya atau teman-temannya yang sedang berbahagia, ia selalu membawa serta istri dan anaknya. Dan di depan rekan-rekan kerjanya atau teman-temannya, ia selalu membanggakan anaknya. 'Woi anak gw nih.ganteng kan ?' Selalu ia mengatakan demikian, karena ia tahu, anaknya ini adalah anugerah Allah yang terbesar dalam dirinya.. Dan ia sangat mengasihi anak ini, karena ini anaknya. Meskipun dia cacat. Tetapi setelah anak itu bertumbuh makin dewasa, kecacatannya semakin kelihatan. Kemampuan komunikasinya kurang, jika terjemur matahari sebentar mulutnya akan keluar busa, dan jika sedang berbicara kadang air liurnya menetes. Tetapi meskipun begitu, kedua orang tua tetap sangat sangat menyayangi anak mereka yang cacat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, pagi-pagi sekali anak cacat ini sudah bangun, sekitar pukul 4.30. Dalam pikirannya, 'Hari ini, aku pengen buat sarapan yang speeeeeesial buat papa.' Setelah doa pagi, ia pergi menuju dapur. Ia mengambil potong roti, lalu menaruhnya dalam oven, dan menyetel waktunya sampai 10 menit. Tentu saja hasilnya gosong. Setelah bunyi 'ting', maka anak cacat itu menaruhnya di atas sebuah piring. Lalu ia mengoleskan selai kacang keju yang (amat) sangat banyak, sambil berpikir, 'Harus kasih yang baaaaanyak buat papa, biar ueeeeenak rasanya'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, ia berlari ke kulkas, karena ayam sudah mulai berkokok, lalu mengambil sebutir telur. Dan lalu memanaskan panci di atas kompor, lalu memecahkan telur tersebut dan menuangkan isinya ke dalam panci tersebut, dan langsung menaruhnya di atas piring yang lain, sambil berpikir, 'Kalo aku buatnya cepet, pasti papa seneng, karena gak perlu nunggu lama.' Dan lalu ia bergegas mengambil cangkir, dan mengambil toples kopi bubuk. Jika kita hanya membutuhkan 2 sendok kopi, anak cacat ini memakai 5 sendok kopi bubuk, sambil berpikir, 'Kalau 2 sendok kopi saja sudah harum, apalagi 5, pasti papa suka.' Jadilah kopi yang terasa seperti kopi tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu si anak cacat ini mengambil nampan, lalu dengan hati-hati tanpa menimbulkan bunyi macam-macam, menaruh semua piring yang di atasnya ada roti gosong dan telur mentah dan cangkir kopi tua tersebut, dan menuju kamar ayahnya. Lalu ia membangunkan ayahnya, dan lalu berkata begini, 'Papa, bangun dong, aku udah buat sarapan yang spesiaaaaaaaal buat papa.' Lalu ayahnya bangun dan melihat dan menghirup aroma 'sedap' dari roti gosong, telur mentah dan kopi tua tersebut. 'Wah pasti enak nih.' Sebelum si ayah melipat tangannya untuk berdoa, si anak berkata, 'Pa, kali ini aku doain makanan ini buat papa ya, ' kan biasanya papa yang doain. OK ya papa?' Sebelum ayahnya sempat mengangguk, si anak cacat ini sudah melanjutkan, 'Papa ikutin ya: Tuhan Yesus, terima kasih, atas makanan ini, yang telah Tuhan sediakan. Terima kasih Tuhan, amin.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ayahnya mecoba roti gosong tersebut, dan setelah ayahnya mengunyah gigitan pertama, si anak cacat dengan polosnya bertanya, 'Enak kan pa?' 'Iya, enaaaak sekali,' lalu melanjutkan makan. Setelah roti tersebut habis, ia memakan telur mentah tersebut. Dan si anak bertanya, 'Telurnya enak kan pa? Aku yang masak semuanya loooo..' Si ayah berkata, 'Wah kamu yang masak? Enak sekali nak.' Lalu si ayah melanjutkan memakan telur mentah tersebut. Setelah semua makanan habis, ia mecoba kopi tua itu. Si anak bertanya lagi, 'Harum dan enak kan pa?' Si ayah tanpa expresi mual apapun, membalasnya, 'Pahit, tapi papa suka sekali.' Dan dengan lugunya si anak menjawab, 'Ya iya dong papa, kopi kan pahit.,' karena ia mengira ayahnya sedang bercanda. Setelah semuanya habis, si ayah membelai kepala anaknya dan berkata 'Ray, kamu tau nggak.' 'Nggak paa,' potong si anak cacat tersebut. Lalu si ayah melanjutkan, 'Kalau semua masakan kamu, enaaaaak sekali.' Lalu si anak menjawab, 'Iya dong pa, kan aku yang masakin, spesiaaaaaal buat papa.' Lalu si ayah berkata lagi, 'Kamu tahu nggak kenapa papa senang hari ini?' Si anak sambil menggelengkan kepala, 'Nggak tau pa..' 'Karena hari ini kamu dah buat sarapan yang, spesiaaaaal buat papa.' Lalu si ayah melanjutkan, 'Ray, kamu tahu gak kenapa papa sayaaaaaaang sekali sama kamu?' Lalu dengan lugunya anak cacat ini menjawab, 'Nggak tahu pa...' 'Karena kamu anak papa yang udah bikin papa, seneeeeeeeeeeeng banget.' 'Raymond juga, sayaaaaaaaaaang banget sama papa.'  Lalu sambil menitikan air mata, ia memeluk anaknya yang cacat itu, dan berkata kepada anaknya, 'Terima kasih ya nak, karena telah memasakan sarapan roti, telur, dan kopi ini  buat papa. Semuanya terasa, enaaaaak sekali.' Lalu si anak menjawab, 'Sama-sama papaah..' Dan si ayah lalu berdoa dalam hatinya, 'Tuhan terima kasih, karena Engkau sudah memberikan anak yang sangat sayang padaku.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tahu, siapakah anak cacat dan ayah tersebut?&lt;br /&gt;Kamulah, yang sedang membaca adalah anak yang cacat tersebut.. Seperti anak cacat itu memberikan kepada ayahnya, roti gosong, telur mentah dan kopi tua, juga kita, memberikan apa yang tidak sempurna dari kita untuk Tuhan. Roti gosong, telur mentah dan kopi tua, yang merupakan apa yang tidak sempurna dari kita misalnya, pujian, dan kehidupan kita, Tuhan terima semuanya dengan senang hati, karena Tuhan tahu, bahwa kita melakukannya dengan segenap hati kita yang tertuju pada Bapa di sorga, dan kita ingin melakukan yang terbaik untuk Bapa kita di sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat ini: Bapamu di sorga menyayangimu, apa adamu, apa yang ada padamu, apapun yang engkau berikan dengan segenap hatimu, merupakan sebuah persembahan yang harum. Karena Bapamu mengasihi kamu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-1426922204636347156?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/1426922204636347156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/adalah-seorang-muda-yang-taat-berdoa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/1426922204636347156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/1426922204636347156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/adalah-seorang-muda-yang-taat-berdoa.html' title='Bapa Mengasihimu'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-5303894942994471651</id><published>2009-01-11T20:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T20:16:17.264-08:00</updated><title type='text'>7%</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Suatu ketika seorang manusia  diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, “Tuhan  ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka dan Surga  itu”.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan  kemudian membiarkannya melihat ke dalam.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Di tengah ruangan terdapat  sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup  yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya.  Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat  kelaparan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang  terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai  mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Tapi karena  sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok  tadi untuk memakan sup yang terambil.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Si Manusia tadi merinding melihat  penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Tuhan  berkata, “Kamu sudah melihat NERAKA”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Lalu mereka menuju ke pintu kedua  yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis  sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini  orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di  keliling meja tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung  dan berkata “Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini  mereka terlihat lebih bergembira ?”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;Tuhan kemudian menjelaskan, “Sangat  sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;"Perhatikan bahwa  orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan  sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain &lt;b&gt;orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan  dirinya sendiri&lt;/b&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  &gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-5303894942994471651?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/5303894942994471651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/7.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/5303894942994471651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/5303894942994471651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/7.html' title='7%'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-5785827340261627058</id><published>2009-01-08T23:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T20:19:32.764-08:00</updated><title type='text'>Tuhan Tidak Pintar Matematika</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;Dari pengamatan saya terhadap keseharian yang saya temui, saya dapat&lt;br /&gt;menyimpulkan satu hal: Tuhan memang serba bisa, tapi Dia tidak pintar&lt;br /&gt;matematika. Kesimpulan ini bukan tanpa dasar lho. Banyak bukti empiris&lt;br /&gt;yang mendukung kesimpulan saya ini. Sebagai seorang "fresh graduate",&lt;br /&gt;saya tak mungkin mengharapkan penghasilan tinggi dalam waktu sekejap.&lt;br /&gt;Terlebih karena saya memegang prinsip bahwa hal yang terpenting dalam&lt;br /&gt;bekerja adalah kepuasan hati. Saya lebih memilih pekerjaan yang mungkin tak&lt;br /&gt;segemerlap pekerjaan yang dipilih teman-teman seangkatan saya,&lt;br /&gt;tapi mampu "memuaskan" idealisme saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang sangat mencintai dan menikmati pekerjaan saya saat ini.&lt;br /&gt;Tapi saat saya berbincang dengan seorang teman yang bekerja di ibukota,&lt;br /&gt;ia mulai membandingkan penghasilan kami (dari sisi finansial tentunya).&lt;br /&gt;Jelas saja saya kalah telak darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat jengkel sebentar. Bagaimana tidak. Selama bermahasiswa,&lt;br /&gt;sepertinya prestasi kami sejajar, bahkan saya lebih dahulu lulus ketimbang&lt;br /&gt;dia. Tapi kenapa Tuhan tidak menitipkan rejeki yang sama besarnya&lt;br /&gt;dengan yang dititipkan pada teman saya ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, begitu saya merenungkan kembali segala kebaikan Tuhan saya&lt;br /&gt;menemukan satu hal yang luar biasa. Ternyata penghasilan saya yang&lt;br /&gt;tak seberapa itu cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya,&lt;br /&gt;bahkan untuk mengirim adik ke bangku kuliah. Padahal logikanya&lt;br /&gt;pengeluaran saya per bulannya bisa sampai dua kali lipat penghasilan&lt;br /&gt;saya. Lalu darimana sisa uang yang saya dapat untuk menutupi kesemuanya itu?&lt;br /&gt;wah, ya dari berbagai sumber. Tapi saya percaya tanpa campur&lt;br /&gt;tangan-Nya, itu semua tidak mungkin. Nah, ini salah satu alasan mengapa&lt;br /&gt;Tuhan tidak pintar matematika. Lha wong seharusnya neraca saya sudah&lt;br /&gt;njomplang kok masih bisa terus hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti kedua adalah kesaksian seorang teman. Ia mengaku kalau&lt;br /&gt;semenjak lajang, penghasilannya tidak jauh berbeda dengan sekarang.&lt;br /&gt;Anehnya, pada saat ia masih membujang, penghasilannya selalu pas.&lt;br /&gt;Maksudnya, pas akhir bulan pas uangnya habis.&lt;br /&gt;Anehnya, begitu ia berkeluarga dan memiliki anak, dengan penghasilan&lt;br /&gt;yang relatif sama, ia masih bisa menyisihkan uang untuk menabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh bukan? Berarti kalau bagi manusia 1 juta dibagi satu sama dengan&lt;br /&gt;1 juta dan 1 juta dibagi dua sama dengan 500 ribu, tidak demikian bagi&lt;br /&gt;Tuhan. Dari kesaksian teman saya, satu juta dibagi 3 sama dengan satu&lt;br /&gt;juta dan masih sisa. Betul kan bahwa Tuhan itu tidak pintar matematika?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, saya cuma bercanda kok. Buat saya, kalau dilihat dari logika manusia&lt;br /&gt;Dia memang tidak pintar matematika. Mungkin murid saya yang kelas 2 SD&lt;br /&gt;lebih pintar dari Dia. Tapi satu hal yang harus digarisbawahi:&lt;br /&gt;MATEMATIKA TUHAN BEDA DENGAN MATEMATIKA MANUSIA.&lt;br /&gt;Saya tidak tahu dan mungkin tidak akan pernah sanggup mengetahui&lt;br /&gt;persamaan apa yang digunakan Tuhan. Tapi kalau boleh saya menggambarkan,&lt;br /&gt;ya kira-kira demikian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;X= Y&lt;br /&gt;dimana&lt;br /&gt;X = pemberian Tuhan&lt;br /&gt;Y = kebutuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Tuhan selalu mencukupkan apapun kebutuhan kita. Tanpa kita minta pun,&lt;br /&gt;Dia sudah "menghitung" kebutuhan kita dan menyediakan semua&lt;br /&gt;lewat jalan-jalan- Nya yang terkadang begitu ajaib dan tak terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari hal itu, saya bisa menanggapi cerita teman-teman yang "sukses"&lt;br /&gt;dengan penghasilan tinggi di luar kota dengan senyum manis. Soal penghasilan&lt;br /&gt;Tuhan yang mengatur. Untuk apa saya memusingkan diri dengan berbagai&lt;br /&gt;kekhawatiran sementara Dia telah menghidangkan rejeki di hadapan saya.&lt;br /&gt;Yang perlu saya lakukan hanyalah melakukan bagian saya yang tak seberapa&lt;br /&gt;ini sebaik mungkin, dan Ia yang akan mencukupkan segala kebutuhan saya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-5785827340261627058?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/5785827340261627058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/tuhan-tidak-pintar-matematika_08.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/5785827340261627058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/5785827340261627058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/tuhan-tidak-pintar-matematika_08.html' title='Tuhan Tidak Pintar Matematika'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8525725819796321772.post-5811352040108247294</id><published>2009-01-08T23:06:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T01:25:13.476-08:00</updated><title type='text'>Cinta Tanpa Syarat</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dikisahkan, ada sebuah keluarga besar. Kakek dan nenek  mereka &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;merupakan pasangan suami istri yang tampak serasi dan selalu  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;harmonis satu sama lain. Suatu hari, saat berkumpul bersama, si cucu  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bertanya kepada mereka berdua, "Kakek, Nenek, tolong beritahu kepada  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kami resep akur dan cara Kakek dan Nenek mempertahan cinta selama &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ini  agar kami yang muda-muda bisa belajar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Mendengar pertanyaan itu, sesaat  kakek dan nenek beradu pandang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sambil saling melempar senyum. Dari tatapan  keduanya, terpancar rasa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kasih yang mendalam di antara mereka. "Aha, Nenek  yang akan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bercerita dan menjawab pertanyaan kalian," kata kakek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Sambil menerawang ke masa lalu, nenek pun memulai kisahnya. "Ini  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pengalaman kakek dan nenek yang tak mungkin terlupakan dan rasanya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;perlu  kalian dengar dengan baik. Suatu hari, kami berdua terlibat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;obrolan tentang  sebuah artikel di majalah yang berjudul `bagaimana &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;memperkuat tali  pernikahan'. Di sana dituliskan, masing-masing dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kita diminta mencatat  hal-hal yang kurang disukai dari pasangan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; kita. Kemudian, dibahas cara untuk  mengubahnya agar ikatan tali &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pernikahan bisa lebih kuat dan bahagia. Nah,  malam itu, kami sepakat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;berpisah kamar dan mencatat apa saja yang tidak  disukai. Esoknya, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;selesai sarapan, nenek memulai lebih dulu membacakan  daftar dosa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kakekmu sepanjang kurang lebih tiga halaman.. Kalau  dipikir-pikir, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ternyata banyak juga, dan herannya lagi, sebegitu banyak yang  tidak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;disukai, tetapi tetap saja kakek kalian menjadi suami tercinta  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;nenekmu ini," kata nenek sambil tertawa. Mata tuanya tampak berkaca-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kaca  mengenang kembali saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Lalu nenek melanjutkan, "Nenek membacanya  hingga selesai dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kelelahan. Dan, sekarang giliran kakekmu yang  melanjutakan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bercerita." Dengan suara perlahan, si kakek meneruskan. "Pagi  itu, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kakek membawa kertas juga, tetapi.... kosong. kakek tidak mencatat  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sesuatu pun di kertas itu. Kakek merasa nenekmu adalah wanita yang&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; kakek  cintai apa adanya, kakek tidak ingin mengubahnya sedikit pun. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nenekmu  cantik, baik hati, dan mau menikahi kakekmu ini, itu sudah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lebih dari cukup  bagi kakek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Nenek segera menimpali, "Nenek sungguh sangat tersentuh  oleh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pernyataan kakekmu itu sehingga sejak saat itu, tidak ada masalah  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;atau sesuatu apa pun yang cukup besar yang dapat menyebabkan kami  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bertengkar dan mengurangi perasaan cinta kami berdua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Sering kali di kehidupan ini, kita lebih banyak menghabiskan waktu  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan energi untuk memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan, dan yang  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menyakitkan. Padahal, pada saat yang sama kita pun sebenarnya punya  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kemampuan untuk bisa menemukan banyak hal indah di sekeliling kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Saya yakin dan percaya, kita akan menjadi manusia yang berbahagia  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;jika kita mampu berbuat, melihat, dan bersyukur atas hal-hal baik di  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kehidupan ini dan senantiasa mencoba untuk melupakan yang buruk yang  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pernah terjadi. Dengan demikian, hidup akan dipenuhi dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;keindahan,  pengharapan, dan kedamaian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8525725819796321772-5811352040108247294?l=richardsimanjuntak.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/feeds/5811352040108247294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/cinta-tanpa-syarat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/5811352040108247294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8525725819796321772/posts/default/5811352040108247294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://richardsimanjuntak.blogspot.com/2009/01/cinta-tanpa-syarat.html' title='Cinta Tanpa Syarat'/><author><name>Richard Simanjuntak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04852912007063977903</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_lnKB5o4ZsSg/SWrGrkRiFgI/AAAAAAAAABs/2GeRuUZv7bI/S220/richard.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
